1. Pilihlah topik yang disukai oleh remaja.
Topik seperti politik, pemerintahan, dan memasak mungkin
bukanlah topik terbaik yang bisa membuat remaja tertarik.
Topik seperti cerita hantu, misteri pembunuhan, dan cerita
tentang olahraga merupakan contoh topik yang diminati sebagian besar
remaja.
2. Tulislah cerita dalam paragraf pendek.
Menggunakan paragraf yang pendek-pendek akan membantu
menjaga perhatian audiens remaja.
Paragraf yang panjang akan membuat remaja enggan membaca
novel Anda. Menulis dengan cara ini juga akan memungkinkan Anda untuk
menggunakan lebih banyak ruang dengan kata-kata yang lebih sedikit.
3. Jelaskan karakter yang Anda buat dengan sangat detail.
Anda harus menjelaskan karakter yang digunakan dalam novel
dengan sangat detail.
Pembaca remaja akan menjadi sangat tertarik dengan novel
Anda jika mereka dapat memvisualisasikan tentang siapa yang sedang mereka baca.
4. Masukkan bahasa atau istilah prokem remaja yang sedang
populer.
Pastikan Anda memahami konteks dan penggunaan istilah-istilah
prokem tersebut sebelum menggunakannya dalam novel.
Salah satu cara terbaik adalah berbicara dengan
remaja-remaja di sekitar tempat tinggal Anda atau mengunjungi SMP atau SMU
terdekat, sehingga bisa sepenuhnya memahami bagaimana remaja berbicara dan bergaul
dengan teman-temannya.
5. Tunjukkan perilaku atau etika yang baik.
Jika salah satu karakter Anda melanggar hukum atau
berperilaku buruk, pastikan mereka tertangkap atau dihukum.
Ini akan menunjukkan kepada orangtua bahwa Anda tidak
membenarkan perilaku tersebut, dan untuk para pembaca remaja Anda, Anda memberi
pesan bahwa perilaku atau kebiasaan buruk pada akhirnya akan mendapatkan
hukuman.
Membuat novel memang sudah pasti akan membutuhkan energi dan
waktu yang lebih banyak dibandingkan membuat tulisan pendek seperti cerpen atau
artikel. Secara garis besar yang perlu dilakukan dalam menulis novel – atau
buku – adalah:
* Langkah pertama: mencari/mendapatkan ide
* Langkah kedua: ide dikembangkan menjadi sinopsis. Di tahap
ini kita juga sudah harus menentukan karakteristik para tokohnya.
* Langkah ketiga: sinopsis dikembangkan menjadi storyline
* Langkah keempat: storyline dikembangkan menjadi draft awal
* Langkah kelima: draft awal disempurnakan untuk menjadi
draft akhir



Tidak ada komentar:
Posting Komentar